Let’s Review : The Host

Film ini diambil dari novel Bu Stephanie Meyer, sang author Twilight . Ya, she did it again. Karena malam Rabu lumayan kosong, ga ngapa ngapain, akhirnya kita putuskan untuk nonton di TV flat *asiik* di kamar C-15. Awalnya gw meyakinkan Dimas agar mau mendowload nih film, karena ber-genre Sci-Fi. Walaupun Dimas (Production Engineer Mutiara). Tapi si Dimas udah komen aja, kok kayak Twilight yah. Lalu sontak gw reply, siapa tau beda.

Alhasil di downloadlah nih film oleh dimas dengan cepat. FIlm ini bercerita tentang bumi yang sudah di invade oleh alien. Dan alien, ini menggunakan tubuh manusia untuk dapat bertahan hidup. Di film ini gak dijelaskan sih detailnya bagaimana alien itu awalnya bisa menginvade bumi. Gw juga males baca bukunya haha, secara rugi banget.

Dan semua manusia terpaksa menjadi host dari alien yang berwujud seperti bakteri berikut. Jujur di sini gw kecewa berat sama yang bikin film dan so pastinya Stephanie Meyer tentang pemilihan bentuk alien. Dan mungkin bakteri juga kesel kali sama si Stephanie Meyer.

Kurang lebih alien di The Host kayak gini cuma di seluruh tubuh bacteria ini glowing putih gitu

Jiwa manusia yang lemah dan berserah diri, akan tergeser kesadarannya oleh si alien ini. Makanya buat kalian manusia yang cengeng, jadilah orang persistent mulai dari sekarang. Jujur gw ga begiru ngikutin jalan cerita nih film, tapi gw cuma fokus sama betapa cantik dan bersihnya si karakter utama. Dia bernama Melanie Stryder,

Cakep kan doi, walau tangannya berdarah *sangar + cantik*

Doi nih salah satu dari manusia yang tersisa yang belum menjadi host bagi alien. Namun akhirnya doi tertangkap oleh The Seeker. Sehingga Melanie di timpa oleh alien yang bernama Wanderer atau kerap dipanggil Wanda. karena Melanie itu a strong girl, Wanda itu bisa mendengar suara Melanie. Terkadang melanie juga bisa take control pergerakan minor tubuhnya. Di sinilah dualisme pikiran terjadi, begitu juga dalam percintaan. Secara tidak langsung karakter ini sama persis dengan Bella Swan dari Twilight.

Udah deh awkward banget gw sama Dimas nontonnya. Dan udah deh ga usah kalian tonton, cukup gw dan dimas yang merasakan kerugiannya. Di akhir film si Wanda memiliki tubuhnya sendiri (dari cewek yang meninggal). Dan Melanie memiliki tubunya kembali. Dan Wanda jadi memihak manusia. Udah lah rugi banget nointonnya, untung gw ga nonton di bioskop.

Cuma dua hal yang bagus di sini:

1. Si karakter utama yang cakep, sehingga bisa kebawa mimpi

2. Soundtrack endingnya keren, dan keputer puter di playlist gw mulu : Imagine Dragons – Radioactive.

Bye…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: